Kategori , , ,

Jadi Pemandu Sesi Kontemplasi di PASDA SMAN Turen

Alhamdulillah, kegiatan PASDA SMAN 1 turen telah berjalan dengan sukses. Saya ucapkan selamat buat para panitia yang sudah bekerja keras.  Ada satu kejadian yang cukup menarik yang ingin saya bagi dalam tulisan ini. Yap, berkaitan dengan acara training dan kontemplasi yang kebetulan saya pandu semalam.

Tentang PASDA sendiri, sebetulnya adalah acara yang di prakarsai oleh adik-adik KIS (Kajian Islam Syamil), acara ini berisi perkenalan KIS dan pembukaan kegiatan MENTORING siswa baru yang dilaksanakan setiap 2 minggu selama setahun penuh nantinya. Acara tersebut, kira2 diikuti sekitar 250an siswa baru SMAN 1 Turen. Singkat cerita, salah satu sesi adalah training motivasi dan kontemplasi yang kebetulan saya ditunjuk untuk memandunya.

Bermula ketika acara akan dimulai, susah sekali mengkondisikan audiens, pak MC harus teriak-teriak cukup lama sehingga adik-adik dirasa cukup tenang. Sampai akhirnya giliran saya masuk memulai training.  Satu per satu bagian telah disampaikan, adik-adik pun sangat antusias, walaupun ada beberapa yang tampak ngantuk (maklum, acaranya malam. Sampai pada saat kontemplasi, saat semuanya saya ajak untuk merenung, ada sekelompok siswa cowok yang malah ngetawain kawan-kawannya yang sedang konsentrasi merenung, sampai-sampai saya harus mendekati mereka dan memintanya untk tenang. Namun setelah sesi kontemplasi berjalan semakin dalam dan semakin dalam, justru kelompok tersebut yang saya dengar menangis terlebih dahulu (diantara kelompok siswa putra), dan ternyata sampai pada puncaknya, justru merekalah yang menangis paling keras hohoho.

Belum selesai disitu saat sesi berakhir, ada seorang siswa putra datang menghampiri saya, tiba-tiba ia menjabat erat tangan saya sambil bilang, makasih banget mas, i like this, weleh-weleh, piki saya, udah matanya lebab gitu masih sok inggris segala.  ^_^

But secara general, salut untuk adik-adik SMAN 1 Turen angkatan 2010 ini, sukses selalu buat kalian.
Satu hal yang ingin saya tekankan kawan, bahwa sesungguhnya di dalam  dada setiap diri kita (siapapun itu) pasti ada suara hati yang akan selalu menuntun kita melakukan hal-hal baik, serta siapapun kita pasti ada masanya tersentuh dan menangis menyesali dosa dan kesalahan yang telah lampau.


Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: