Kategori , , , , , , , , ,

Puasa, Mengistirahatkan Sel dan Jaringan, Memberinya Waktu untuk Restorasi

Bagi umat Muslim, tidak perlu banyak alasan untuk menjalan ibadah puasa Ramadhan, cukup bahwa Puasa di Bulan Ramadhan adalah perintah Allah SWT. Titik. Namun demikian Allah memberikan banyak sekali hikmah-hikmah yang terkandung dalam perintah ini. Dengan mempelajari hikmah-hikmah tersebut, semoga iman kita bertambah, dan semakin mantab dalam menjalankan perintah puasa. InsyaAllah selama Bulan Ramadhan ini, saya akan mencoba mengupas berbagai hikmah puasa, terutama bagi kesehatan dan kinerja tubuh kita, tentu saja dari segi biologi, sesuai bidang yang saya tekuni. 

Pada bagian pertama ini saya akan membahas tentang manfaat puasa bagi tubuh, yaitu sebagai cara tubuh untuk memberi kesempatan sel dan jaringan melakukan restorasi. 

Sebagaimana kita semua ketahui, tubuh kita tersusun atas berbagai sistem organ yang membangun suatu fungsi tertentu, seperti pencernaan, sirkulasi, gerak, ekskresi dsb. sistem tersebut dibagun atas berbagai organ, dan organ sendiri tersusun atas bermacam jaringan, sedangkan jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Dalam menjalankan fungsi tubuh, semuanya bersinergi dan menjalankan fungsinya masing-masing. 

Lalu, apa kaitannya dengan puasa? 
Hehe, OK. Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam menjalankan fungsi tubuh tertentu, setiap sel dan jaringan penyokong fungsi tersebut bekerja selama fungsi tersebut terjadi. Sebagai contoh, mari kita perhatikan sistem pencernaan kita. Dalam sistem pencernaan, saat kita makan, mulai dari mulut sampai anus, semuanya terlibat, semuanya bekerja sesuai dengan fungsinya. Nah, ketika kita puasa maka akan ada cukup waktu dimana organ-organ ini tidak bekerja atau bekerja namun tidak seberat biasanya. 

Mari kita simak penjelasan kontributor laman biologi-sel.com bernama Tanri Alim berikut: 
Setelah makanan perjalanan ke lambung melalui kerongkongan, tetap di dalam perut selama 3 sampai 4 jam. Perut menghasilkan berbagai cairan pencernaan dan enzim yang dibutuhkan untuk pencernaan makanan. Hal ini juga campuran makanan baik oleh kontraktor dan memperluas otot perut. Campuran ini kemudian diteruskan ke usus, di mana ia menghabiskan lain 6 sampai 7 jam. Penyerapan nutrisi berlangsung di usus setelah itu dikirim ke usus untuk ekskresi. Fungsi usus besar adalah menyerap air dari bahan limbah makanan dan mempersiapkannya untuk ekskresi. Makanan tercerna dalam usus tetap tersebut sampai diusir keluar. Dengan demikian, dalam semua, proses pencernaan selesai dalam waktu 12 sampai 24 jam. | Sumber |
Nah bayangkan betapa beratnya kerja organ-organ pencernaan kita dengan pola makan sehari-hari yang kita jalani, belum lagi yang doyan ngemil (apalagi ngemilnya mie instan, hehehe). Subhanallah kawan, Allah mewajibkan kita ummat muslim untuk berpuasa sebulan penuh di Bulan Ramadhan, dimana salah satu hikmahnya adalah dapat mengistirahatkan sistem pencernaan kita. 

Saat organ-organ pencernaan beristirahat dari fungsi-fungsinya, saat itulah organ, jaringan atau sel tersebut malakukan restorasi. Restorasi adalah kegiatan mengembalikan kondisi sel/jaringan tersebut ke keadaan semula (keadaan normal). Setelah bekerja keras, restorasi sangat penting untuk menjaga fungsi dan kemampuan sel tersebut. Restorasi di tingkat sel, dapat berupa penormalan kembali homeostasis, ion-ion, nutrisi, siklus dsb. Dalam tingkat jaringan, kegiatan ini dapat berupa penggantian sel-sel yang sudah 'aus' atau sel-sel yang sudah tua dengan sel-sel baru yang 'fresh'. Restorasi ini sangat penting untuk menjaga fungsi dan kinerja dari jaringan/organ tersebut. So, inilah salah satu hikmah puasa dimana Allah SWT memberikan kita waktu agar kita memberi kesempatan tubuh kita sendiri untuk melakukan restorasi. 

Maha Besar Allah SWT, Ar-Rohman, Ar-Rohim. Allah SWT yang menciptakan kita, Allah SWT tahu betul apa yang kita butuhkan. Semoga dengan sedikit tahu tentang hikmah puasa bagi tubuh, puasanya semakin semangat. Tapi ingat, sebagai muslim kita berpuasa, karena diperintahkan oleh Allah SWT. 

Lebih dalam tentang mekanisme ini, insyaAllah akan kita bahas di hari-hari berikutnya di Bulan Ramadan ini.
Semoga bermanfaat.

Comments
0 Comments

Tidak ada komentar: